Wednesday, May 27, 2015

PUISI

Jatuh Hinggap Riuh Sesal
Oleh : Ulfi Fardiatun Nasihah(X MIIA 1)

Kadang muncul sesat tua
Riuh gemerlap cucur harap
Hujat akal membuka
Beribu alas an menganga

Gelanggang sesal menghirup luka
Tangis itu beralih tanda
Terputus hinggap detik
Pecah riuh mati akal

Buntu aliran nadi
Berjuang rasa mati mengiang
Hujan terpanggil teribas angin
Poros mangu hinggap tetap

Tuhan
Sesal asaku memudar perlahan
Mengoyak rasa kusam
Menginjak gumpalan duri
Dan kegalauan dating

0 comments:

Post a Comment